JasaSellerMall.com
    Back to Blog
    ROAS shopee

    Apa Itu ROAS Shopee dan Cara Meningkatkannya dari 1.5x ke 3x

    23 Juni 2026
    6 min read
    Apa Itu ROAS Shopee dan Cara Meningkatkannya dari 1.5x ke 3x

    ROAS — Return on Ad Spend — adalah salah satu metrik terpenting untuk mengukur efisiensi iklan Shopee. Tapi banyak seller yang tidak tahu cara menghitungnya dengan benar, dan lebih banyak lagi yang tidak tahu cara meningkatkannya secara sistematis. Panduan ini membahas ROAS dari dasar: definisi, cara hitung, benchmark industri, dan 5 cara konkret untuk meningkatkannya.

    Grafik perbandingan ROAS iklan Shopee: rendah 1.5x, sedang 2x, dan target tinggi 3x ke atas
    ROAS 3x bukan angka ajaib — ada langkah teknis yang bisa ditempuh untuk mencapainya secara konsisten.

    Definisi ROAS dan Cara Menghitungnya

    Formula ROAS sangat sederhana:

    ROAS = Omzet dari iklan ÷ Biaya iklan

    Contoh konkret:

    • Kamu mengeluarkan biaya iklan Rp 5 juta dalam satu bulan
    • Omzet yang bisa diatribusikan ke iklan tersebut: Rp 15 juta
    • ROAS = Rp 15 juta ÷ Rp 5 juta = 3x

    Tapi ada hal krusial yang sering disalahpahami: ROAS ≠ profit.

    ROAS 3x berarti setiap Rp 1 yang kamu keluarkan untuk iklan menghasilkan Rp 3 omzet — bukan profit. Dari omzet Rp 3 itu, kamu masih harus kurangi HPP produk, ongkos kirim, komisi Shopee, dan biaya operasional lainnya.

    Metrik Yang Diukur Formula
    ROAS Efisiensi pengeluaran iklan Omzet iklan ÷ Biaya iklan
    ROI Return keseluruhan dari investasi (Profit - Investasi) ÷ Investasi × 100%
    Profit margin Persentase keuntungan bersih (Omzet - Semua biaya) ÷ Omzet × 100%

    ROAS adalah alat ukur efisiensi iklan, bukan profitabilitas bisnis secara keseluruhan. Penting untuk memahami perbedaan ini sebelum mengoptimalkan strategi iklan.

    Benchmark ROAS Shopee per Kategori

    ROAS yang "bagus" berbeda-beda tergantung kategori produk dan struktur margin bisnis kamu:

    Kategori ROAS Wajar Catatan
    Fashion & Pakaian 2.5–4x Margin biasanya lebih tinggi, tapi kompetisi ketat
    Elektronik & Gadget 3–6x Margin tipis — butuh ROAS tinggi agar profit
    Kecantikan & Skincare 2–3.5x Loyal buyer, repeat purchase tinggi
    Perlengkapan Rumah 2.5–4x Variatif tergantung harga produk
    Makanan & Minuman 2–3x Volume tinggi tapi margin sering tipis

    Sebagai aturan umum: ROAS di bawah 2x di hampir semua kategori adalah sinyal bahwa iklan tidak efisien dan perlu segera dievaluasi. Lihat artikel kenapa iklan Shopee boros untuk diagnosis lebih lanjut.

    5 Faktor yang Paling Mempengaruhi ROAS

    Sebelum bisa meningkatkan ROAS, penting memahami apa yang menentukannya:

    1. Kualitas listing — foto, judul, dan deskripsi yang buruk menghasilkan CTR rendah bahkan jika iklan tayang di posisi bagus. Iklan mendatangkan traffic, tapi listing yang buruk tidak convert.
    2. Harga vs kompetitor — pembeli yang datang dari iklan sering langsung membandingkan harga. Jika harga produkmu tidak kompetitif, mereka akan pergi.
    3. Rating dan ulasan produk — produk tanpa ulasan atau dengan rating rendah mengalami konversi yang jauh lebih rendah bahkan dengan traffic yang sama.
    4. Relevansi keyword iklan vs produk — bidding pada keyword yang tidak relevan dengan produkmu menghasilkan banyak klik tapi sangat sedikit pembelian.
    5. Waktu penayangan iklan — menayangkan iklan penuh 24 jam tapi pembeli aktif hanya di jam 19.00–22.00 berarti sebagian besar budget terbuang di jam yang tidak produktif.
    Lima faktor utama yang mempengaruhi ROAS iklan Shopee: listing, harga, rating, keyword, dan waktu tayang
    Meningkatkan ROAS memerlukan perbaikan di beberapa faktor sekaligus, bukan hanya satu aspek.

    5 Cara Konkret Meningkatkan ROAS Shopee

    Ini bukan tips generik — ini langkah teknis yang bisa langsung diimplementasikan:

    1. Pause produk dengan ROAS di bawah 1.5x setelah 7 hari data. Jangan terus-menerus mengeluarkan budget untuk produk yang tidak perform. 7 hari adalah waktu yang cukup untuk mendapatkan data yang valid sebelum membuat keputusan.
    2. Naikkan bid pada jam peak. Untuk sebagian besar kategori, jam 19.00–22.00 adalah waktu konversi tertinggi. Tingkatkan bid 20–30% di jam ini dan turunkan di jam yang tidak produktif.
    3. Pisahkan kampanye per produk, bukan semua produk dalam satu kampanye. Ketika produk dicampur dalam satu kampanye, produk yang berkinerja baik "mensubsidi" yang berkinerja buruk dan kamu kehilangan kontrol atas alokasi budget.
    4. Perbaiki foto dan judul produk yang CTR-nya rendah. Cek laporan iklan di Shopee Ads — produk dengan CTR di bawah 1% hampir selalu punya masalah di listing, bukan di strategi bidding.
    5. Manfaatkan keyword negatif. Tambahkan keyword negatif untuk menghindari traffic yang tidak relevan. Contoh: jika jual sepatu pria, tambahkan "wanita" sebagai keyword negatif untuk menghindari klik yang salah.

    ROAS yang Bagus Tidak Cukup — Hitung Juga Profit Bersih

    Ini adalah jebakan yang sering dialami seller yang baru mulai fokus pada ROAS: ROAS tinggi tidak selalu berarti bisnis menguntungkan.

    Contoh kasus:

    • ROAS 3x terdengar bagus
    • Tapi jika margin produk hanya 20%, maka: ROAS 3x × margin 20% = 0.6 — artinya dari setiap Rp 1 biaya iklan, kamu hanya dapat Rp 0.60 profit sebelum biaya lain
    • Setelah dikurangi ongkir, packaging, dan komisi Shopee, kamu bisa jadi merugi

    Formula profitabilitas iklan yang benar:

    ROAS minimum agar impas = 1 ÷ margin produk

    Jika margin 30%: ROAS minimum = 1 ÷ 0.3 = 3.3x (baru impas, belum profit)

    Artinya, target ROAS yang bermakna harus selalu dikaitkan dengan margin produk spesifik, bukan angka ROAS generik. Baca juga artikel Shopee Ads vs GMV Max dan cara kerja GMV Max Shopee untuk memahami pilihan format iklan yang lebih luas.

    Kalkulator profitabilitas iklan Shopee: hubungan antara ROAS, margin produk, dan profit bersih
    ROAS 3x dengan margin 20% sebenarnya tidak profit — selalu hitung ROAS minimum spesifik untuk produkmu.

    Jika ROAS toko kamu masih di bawah 2x dan tidak tahu harus mulai dari mana, tim jasa optimasi toko Shopee JSM bisa melakukan audit iklan berbasis data dan menyusun rencana optimasi yang spesifik untuk kondisi tokomu.

    Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

    Apakah ROAS 1x artinya impas?

    Tidak. ROAS 1x berarti omzet dari iklan sama dengan biaya iklan itu sendiri. Setelah dikurangi HPP produk, ongkos kirim, komisi Shopee, dan biaya operasional lainnya, kamu masih merugi secara signifikan. ROAS 1x adalah kondisi yang sangat buruk dan harus segera diperbaiki.

    Berapa ROAS minimum agar iklan Shopee tidak merugi?

    Tergantung margin produk. Gunakan rumus: ROAS minimum = 1 ÷ margin produk. Jika margin 30%, ROAS minimum agar impas adalah sekitar 3.3x. Jika margin 40%, minimum sekitar 2.5x. Ini adalah titik impas — untuk benar-benar profit, ROAS harus lebih tinggi dari angka minimum ini.

    Apakah ROAS yang tinggi selalu bagus?

    Tidak selalu. ROAS yang sangat tinggi terkadang mengindikasikan budget iklan terlalu kecil dan kamu melewatkan banyak peluang penjualan yang bisa diambil. Ada titik optimal di mana ROAS masih bagus tapi budget cukup untuk capture semua demand yang tersedia.

    Bagaimana cara melihat ROAS per produk di Shopee?

    Masuk ke Shopee Seller Center → Shopee Ads → Laporan Iklan. Di sana kamu bisa melihat breakdown performa per kampanye dan per produk, termasuk metrik ROAS, CTR, dan conversion rate.

    Apakah ROAS toko Mall lebih tinggi dari toko biasa?

    Umumnya ya — badge Mall meningkatkan kepercayaan pembeli sehingga konversi lebih tinggi untuk traffic yang sama. Ini berarti ROAS yang lebih baik dengan budget iklan yang identik. Ini salah satu keuntungan finansial dari status Shopee Mall yang sering tidak diperhitungkan.

    Butuh Bantuan untuk Daftar Shopee Mall?

    Tim ahli kami siap membantu Anda dari persiapan hingga approval

    Konsultasi Gratis via WhatsApp
    Apa Itu ROAS Shopee dan Cara Meningkatkannya dari 1.5x ke 3x